ppc management, online marketing, search marketing, seo, website development - www.dotmedias.com
Showing posts with label Food and Recipe. Show all posts
Showing posts with label Food and Recipe. Show all posts

Friday, June 3, 2011

Cheonggukjang : Makanan “Ajaib” Pengurang Resiko Kanker Payudara

from missjutek@hallyucafe via The Chosun Ilbo & Wikipedia-korea-fans forum|shared by koreabanget!
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyi529g4oWBM-isfmzfOFYrASezj82FqVyAx5HYVqtTEdCREQHv26U0BDusU27W1hmjP3e7T1dR8-hh8EeTcn4M9tl581beDlrQrzkSD2uPW8z1IdNlItBBo9TZcFOBv8gSVF6VXv0YCO8/s1600/cheonggukjang1.jpg
Dalam sebuah penelitan terbaru mengenai makanan tradisional Korea, cheonggukjang, yang dibuat dari kacang kedelai yang telah difermentasikan, terbukti bahwa makanan ini dapat mengurangi resiko perkembangan sel-sel kanker payudara.

Kim Han-bok, seorang professor di bidang bioteknologi di Hoseo University, mengatakan beberapa komponen dari pasta kacang kedelai dapat membantu menekan pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

Ia dan timnya mengambil ekstrak dari makanan tersebut dan mencampurkannya pada sel-sel kanker payudara. Hasil dari pengetesan tersebut memperlihatkan bahwa beberapa sel kanker tersebut berhenti berkembang, dan tim peneliti juga menemukan 91 macam DNA berbeda yang dapat membantu pencegahan pertumbuhan sel kanker.

Prifessor Kim juga mengatakan bahwa memakan cheonggukjang secara teraatur dan sesuai porsinya dapat membantu meringankan peradangan.

Cheonggukjang ini terbuat dari kacang kedelai yang difermentasikan selama 2-3 hari, tanpa memberinya garam. Berbeda dengan pasta kacang kedelai yang biasa digunakan untuk membuat Doenjang jjige yang dihalusakan, dalam membuat Cheonggukjang ini kacang kedelainya tidak dihancurkan sama sekali. Bahan makanan lain yang ditambahkan untuk membuat Cheonggukjng ini biasanya adalah kentang, bawang bombay dan tahu. Makanan ini biasa disajikan di rumah keluarga Korea pada saat musim dingin.

Wednesday, May 26, 2010

Oi Sobagi (오이 소박이)

~korean addicted~ ^-^V
from koreatimes|
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcaoWrhsmVvTZMOTp9SysKp5rFo9hBACAFYobjeIr3nbSFaObQkxf1yJip7Qc1tfaXEZPWzfeGMeibrjSEdW6JMT8E-EXEUNL-ps1qOKNwfVQrDUZcgr0nOwNfKq8vJTituA-4ZYgKGbQ/s1600/100506_p13_cuisine.jpg
Oi Sobagi (오이 소박이) adalah kimchi yang populer di musim panas. Timun renyah sangat menyegarkan. Hal ini sangat penting untuk mendapatkan ketimun kecil yang lembut. "Buchu" (daun bawang liar kecil), yang menyerupai daun bawang tapi dengan daun datar, hanya tersedia di beberapa pasar Korea. Anda dapat mengganti daun bawang, jika perlu.

Bahan:
1. Cucumber/ timun: 9 ukuran kecil atau sekitar 910 g

2. 2 1/2 sendok makan garam

3. Sejumput BUCHU/Allium Schoenoprasum (Garlic Chives/daun bawang liar). Kalau gak ada, bisa diganti dengan daun bawang/ green onion kemudian di cacah!

4. 2 siung bawang putih/ garlic, memarkan halus

5. 2 sendok teh parutan dari jahe/ginger

6. 3 sendok makan "GOCHUGARU"(cabai serpih/Red Pepper Powder)

7. 1/4 sdt GULA

8. 1/4 cup (60 ml) AIR dicampur dengan 2/3 sendok teh GARAM

CARA MEMBUAT:
1. Cuci semua bahan. Potong mentimun bagian ujung atas dan bawahnya, kemudian dibelah 2kali dengan menyisakan 1,3 cm dibagian ujung (jangan dibelah semuanya sampai bagian akhir!)

2. Masak air yang sudah dicampur dengan garam sampai mendidih, lalu air mendidih ini disiram ke potongan timun tadi. Diamkan selama 50 menit lalu bilas dengan air dingin. (Agar timun tetap cruncy saat dimakan!)

3. Sisihkan timun, beralih ke saucenya! Campur buchu (bawang prei liar) atau daun bawang, bawang putih, jahe, gochugaru (serpih cabai) dan gula. Aduk-aduk sampai rata!

4. Ambil timun, sisipkan diantara celah timun sauce yang telah diaduk itu. Tutup dan sisihkan pada suhu ruang selama satu hari untuk matang, lalu simpan dalam lemari es.

gswift, koreancuisine, aeriskitchen

Oi Sobagi (오이 소박이)

~korean addicted~ ^-^V
from koreatimes|
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcaoWrhsmVvTZMOTp9SysKp5rFo9hBACAFYobjeIr3nbSFaObQkxf1yJip7Qc1tfaXEZPWzfeGMeibrjSEdW6JMT8E-EXEUNL-ps1qOKNwfVQrDUZcgr0nOwNfKq8vJTituA-4ZYgKGbQ/s1600/100506_p13_cuisine.jpg
Oi Sobagi (오이 소박이) adalah kimchi yang populer di musim panas. Timun renyah sangat menyegarkan. Hal ini sangat penting untuk mendapatkan ketimun kecil yang lembut. "Buchu" (daun bawang liar kecil), yang menyerupai daun bawang tapi dengan daun datar, hanya tersedia di beberapa pasar Korea. Anda dapat mengganti daun bawang, jika perlu.

Bahan:
1. Cucumber/ timun: 9 ukuran kecil atau sekitar 910 g

2. 2 1/2 sendok makan garam

3. Sejumput BUCHU/Allium Schoenoprasum (Garlic Chives/daun bawang liar). Kalau gak ada, bisa diganti dengan daun bawang/ green onion kemudian di cacah!

4. 2 siung bawang putih/ garlic, memarkan halus

5. 2 sendok teh parutan dari jahe/ginger

6. 3 sendok makan "GOCHUGARU"(cabai serpih/Red Pepper Powder)

7. 1/4 sdt GULA

8. 1/4 cup (60 ml) AIR dicampur dengan 2/3 sendok teh GARAM

CARA MEMBUAT:
1. Cuci semua bahan. Potong mentimun bagian ujung atas dan bawahnya, kemudian dibelah 2kali dengan menyisakan 1,3 cm dibagian ujung (jangan dibelah semuanya sampai bagian akhir!)

2. Masak air yang sudah dicampur dengan garam sampai mendidih, lalu air mendidih ini disiram ke potongan timun tadi. Diamkan selama 50 menit lalu bilas dengan air dingin. (Agar timun tetap cruncy saat dimakan!)

3. Sisihkan timun, beralih ke saucenya! Campur buchu (bawang prei liar) atau daun bawang, bawang putih, jahe, gochugaru (serpih cabai) dan gula. Aduk-aduk sampai rata!

4. Ambil timun, sisipkan diantara celah timun sauce yang telah diaduk itu. Tutup dan sisihkan pada suhu ruang selama satu hari untuk matang, lalu simpan dalam lemari es.

gswift, koreancuisine, aeriskitchen

Wednesday, February 17, 2010

Burmurry Seoul restaurant, South Korea


~korean addicted~ ^-^V

from yeinjee|
[travel-korea-052-burmurry-seoul.jpg]
Burmurry adalah sebuah franchise di Seoul yang menjual makanan tradisional Korea seperti tteokbokki, odeng, sundae dll.

Kata yang sudah menyantapnya, teokbokki butan restorn ini sedap rasanya. Sementara untuk rice cake rasa yang standar.

Restoran ini juga menjual fried dumplings (kue bola goreng) dan twigim aka adonan-dicelup-digoreng-isinya seperti cumi-cumi, udang dan sayur-sayuran [mungkin kalo di Indonesia disebut gorengan! hehehe :)].

Octopus hotpot in Jongno, Seoul, South Korea


~korean addicted~ ^-^V

from yeinjee
[travel-korea-056-octopus-restaurant.jpg]
Dinner pada hari Minggu tanggal 14 Februari 2010 kemarin kebanyakan restoran pasti tidak beroperasi karena kebanykan mereka sedang menikmati liburan Lunar New Year. Tapi tidak bagi menu octopus hotpot di restoran di Jongno.

Octopus atau gurita masih hidup saat dihidangkan dan memasak sang octopus yang masih hidup itupun tepat di depan mata bukan di dapur. Bisa dibilang menu yang satu ini sedikit menjijikan.

Mungkin bagi kita di Indonesia seperti memakan sate kelinci, saya mah gak tega euy, ada sedikit perasaan bersalah membunuh hewan dan saat itu juga dimakan, tapi daripada tidak mubazir, lebih baik dinikmati saja. Karena lumayan juga harganya. Untuk seporsi menu ini dibandrol dengan harga 35,000 won (~ Rp. 250.000,-) untuk 2 orang.

Saturday, February 6, 2010

Korsel Ingin Kirim Masakan Khas ke Luar Bumi

♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥
~korean addicted~ ^-^V
♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥
from yahoo

Hidangan tradisional Korea, Kimchi

VIVAnews - Korea Selatan (Korsel) kini tidak saja berambisi mengirim astronotnya ke luar angkasa. Makanan khas bangsa Korea pun direncanakan ikut mengorbit.

Laman harian Korsel, Chosun Ilbo, mengungkapkan bahwa Institut Penelitian Energi Atom Korea bekerja sama dengan sejumlah produsen makanan domestik untuk menyiapkan hidangan tradisional bagi Ko San, yaitu astronot pertama Korea yang bertolak ke luar angkasa dengan roket Rusia, Soyuz.

Makanan yang disiapkan antara lain adalah asinan sayur pedas khas Korea, Kimchi, mi instan, dan sejumlah makanan lain. Mengingat situasi di luar angkasa yang hampa udara dan sangat berbeda dengan di Bumi, maka paket makanan itu akan dibuat dalam kemasan khusus.

Kimchi, misalnya, akan disiapkan dalam bentuk kemasan kering, berikut dengan pasta cabe, kacang kedelai, nasi, ginseng merah, teh hijau dan Daesang serta Ottogi.

Sebagai pemilik roket, otoritas Rusia juga akan mengetes kelayakan dan daya tahan paket makanan untuk astronot Korea itu. Bila lulus tes, paket makanan itu bisa dinikmati oleh Ko San saat dia melayang di luar angkasa.

Para peneliti Korsel rupanya sangat berkepentingan untuk mengirim makanan khas ke luar angkasa. Selain menjadi kebanggaan nasional, mereka ingin mengetahui apakah makanan-makanan itu layak untuk disantap di tempat yang berbeda dari Bumi dan bagaimana penyajian yang tepat untuk dikonsumsi di ruang hampa udara.

Menurut Chosun Ilbo, penyiapan makanan khusus untuk luar angkasa itu saat ini masih membutuhkan biaya yang mahal. Namun, ini menjadi penelitian yang bagus untuk mengetahui apakah makanan khusus untuk luar angkasa pada akhirnya juga bisa dinikmati oleh para konsumen di bumi.

Friday, October 2, 2009

SongPyeon (송편)

♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥
~korean addicted~ ^-^V
♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥


[Songpyeon.jpg]

Satu makanan khas yang selalu nongol pada saat perayaan Chuseok adalah SongPyeon (송편), yaitu kue beras yang berisi biji wijen dan madu, selai kacang merah manis, atau pasta cokelat, berbentuk seperti bulan sabit yang dikukus di atas daun pinus untuk memberikan SongPyeon nuansa bau pinus yang segar.


  • Bahan-bahan untuk Songpyeon
250 g tepung beras
1/4 sdt garam
200 ml air
1/4 sdt pewarna kue warna kuning
1/4 sdt pewarna kue warna hijau
75 g kacang hijau kupas, rebus hingga empuk
3 sdm gula pasir
3/4 sdm minyak wijen





Chuseok Jal Bo-nae-sae-yo!

♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥
~korean addicted~ ^-^V
♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥
[thanksgiving.jpg]
Apaan sih Chuseok? YAP!! Chuseok adalah sebuah perayaan tahunan warga Korea bisa disebut juga sebagai Korean Thanksgiving atau bahasa Indonesianya mah Perayaan Tengah Musim Gugur.

Tradisi yang biasa dilakukan untuk merayakan Chuseok adalah mudik alias pulkam alias pulang kampung. Kalo di Indonesia tradisi mudik dilakukan saat libur Lebaran, kalo di Korea pada saat libur Chuseok. Trus kalo di Indonesia libur Lebaran bisa sampai 7 hari atau lebih, di Korea hanya 3 hari.

Ternyata tradisi mudik ini juga membuat jalanan-jalanan menuju kampung halaman. Hehe, ternyata dimana-mana mudik emang bikin macet. Tapi jalanan-jalanan kota seperti di Seoul jadi sepi. Sama kayak Jakarta dong!
http://jeffreyalanmiller.files.wordpress.com/2008/09/chuseok-traffic.jpg
Saat di kampung halamannya, Mereka memberikan penghormatan kepada roh-roh leluhur dengan melakukan ritual penyembahan leluhur di pagi hari yaitu dengan mengunjungi makam leluhur langsung mereka untuk memangkas tanaman dan membersihkan daerah sekitar makam, dan menawarkan makanan, minuman, dan tanaman kepada nenek moyang mereka.

Selain nyekar, mereka juga menyediakan meja persembahan (Jesasang) yang berisikan wine, sup Taro, daging, ikan, 3 buah sayur mayur yang berbeda warna, berbagai macam buah-buahan, dan SongPyeon. Meja yang berisikan makanan ini dipersembahkan untuk arwah nenek moyang.

[chuseok.jpg]

Chuseok (yang awalnya disebut Hangawee (한가위) adalah sebuah festival panen untuk menghormati roh para leluhur yang diselenggarakan setiap hari ke-15 bulan ke-8 pada perhitungan Tahun Bulan, yang tahun 2009 ini jatuh pada tanggal 3 Oktober. Nah, untuk merayakannya dengan riang gembira, ditetapkanlah Chuseok sebagai hari libur nasional selama 3 hari berturut-turut.

Menurut mitos ceritanya, perayaan Chuseok dimulai pada masa pemerintahan raja ketiga Kerajaan Silla (57 SM – 935 Masehi). Banyak sarjana juga percaya Chuseok mungkin berasal dari shamanistic kuno perayaan panen bulan, dengan cara mengumpulkan hasil panen yang baru kepada para dewa dan leluhur mereka.

Di beberapa daerah, walopun udah masuk musim gugur tapi hasil panennya tidak ada, Chuseok ini tidak dirayakan.

Satu makanan khas yang selalu nongol pada saat perayaan Chuseok adalah SongPyeon (송편), yaitu kue beras yang berisi biji wijen dan madu, selai kacang merah manis, atau pasta cokelat, berbentuk seperti bulan sabit yang dikukus di atas daun pinus untuk memberikan SongPyeon nuansa bau pinus yang segar. Selain SongPyeon, makanan yang disajikan untuk Chuseok antara lain JapJae, Bulgogi, dan buah-buahan.

[Songpyeon.jpg]

~SongPyeon~

Selain pulang kampung, SongPyeon dan Jesasang, ada satu hal yang penting lainnya. Para warga Korea yang lagi pulkam itu melengkapi hari Chuseok dengan menggunakan baju tradisional mereka. Dan yang paling menarik diikuti adalah para selebritinya pun gak mau kalah memakai Hanbok pada perayaan tahun ini.

Thursday, July 16, 2009

Tteokbokki

♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥
~korean addicted~ ^-^V
♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥ ♥



Tteokbokki adalah penganan khas Korea berupa tteok (yang disebut dengan garae tteok) berasal dari tepung beras yang dimasak dalam bumbu gochujang yang pedas dan manis. Tteok yang dipakai berbentuk batang atau silinder. Penganan ini merupakan makanan rakyat yang populer dan banyak dijual di warung tenda (pojangmacha).

~pojang macha = wartegnya warga korea,, hehe :D~


~Garae tteok~
~Garae tteok yang dah dipotong-potong~

Selain ditemukan di tteokbokki, tteok juga bisa ditemukan dalam bentuk lain seperti kue. Nah kue ini biasanya hadir saat hari-hari perayaan musim, termasuk perayaan tahun baru Korea. Kalo di Korea, garae tteok dibuat secara massal dengan diberi warna sesuai selera. Biasanya sih warna-warna yang ada di Bendera nasional Korea seperti merah, kuning, putih, hitam dan biru.


~kue tepung beras (tteok)~


~pembuatan massal garae tteok~

Kayaknya cukup ya, pengantar mengenai tteok. Mari kita kembali ke Tteokbokki. Selain kita membahas makanan kesukaan Rain ini, I will share about the recipe.

  • for Garae Tteok:
    'karena di Indonesia jarang yang jual, jadi kita kudu buat sendiri,,ok!'
1. Bahan-bahan :

- Tepung beras 300 g
- Air 110g
- Minyak wijen 3 sendok makan

2 . Cara membuatnya :

- Tuangkan air sedikit demi sedikit pada tepung beras, kemudian aduk pelan-pelan dengan menggunakan tangan.
- Haluskan dengan menggunakan tirisan, kemudian dikukus dengan cara mengukus pada kukusan yang telah mengeluarkan uap hingga matang.
- Setelah matang, angkat lalu dibuat menjadi adonan sambil mengoleskan minyak wijen supaya tidak lengket, hingga kenyal.
- Setelah itu adonan dibuat dengan bentuk panjang dan bulat . Kemudian oleskan sedikit minyak wijen di luarnya biar tidak langsung mengeras.

  • Setelah kita memiliki gareatteok, mari kita membuat Tteokbokki.

1. Bahan-bahan :

200 g Tteok (kue beras)
1/4 buah bawang bombay
30 g wortel
2 buah jamur Shitake kering
1 buah cabe hijau dan merah
1 sdt minyak goreng
1 sdt minyak wijen


2. Bahan-bahan untuk bumbu


1 sdm bubuk cabe merah
1 sdm Gochujang , taujo cabe merah
1 Anchovy pack (kalo gak ada diganti dengan 1 sdm kecap teri / anchovy sauce)
1-2 lembar eomuk, potong2 selebar tteok-nya
6 buah alga (1 X 2 inch)
1 sdm bawang putih yang dicincang halus
1/2 sdm gula pasir
3 sdm kaldu daging
sedikit biji wijen, lada hitam, dan minyak wijen


3. Cara memasaknya :

- Tteok dicampurkan dengan minyak wijen.
- Potong melintang bawang bombay dan wortel.
- Iris tipis jamur Shitake yang telah direndam dengan air panas hingga lunak.
- Potong melintang cabe hijau dan merah.
- Campurkan semua bahan untuk bumbu.
- Masukkan air + alga + eomuk + Anchovy pack ke panci.
- Setelah air putih bening berubah menjadi putih susu, angkat alga + eomuk + Anchovy pack.
- Masukkan bumbu ke air putih susu, aduk-aduk.
- masukkan tteok lalu bawang bombay, wortel, dan cabe.
- Tumislah hingga bumbu diresap pada tteok.
- Tteokbokki siap disajikan.
Nah kalo masih pusing, qita liat aja demo memasak Tteokbokki dari Aeris Eonnie.


via:Tazkiana, Kentutijo, Youtube, Onit
ppc management, online marketing, search marketing, seo, website development - www.dotmedias.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...